Tampilkan postingan dengan label antrasit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label antrasit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juli 2023

Apa saja Komposisi Kimia Batubara ?

Halo Sobat Tambang!

Batubara merupakan senyawa hidrokarbon padat yang terdapat di alam dengan komposisi yang cukup kompleks. Pada dasarnya terdapat dua jenis material yang membentuk batubara, yaitu :
 1. Combustible Material,  
Yaitu bahan atau material yang dapat dibakar / dioksidasi oleh oksigen. Material tersebut umumnya terdiri dari Karbon Padat (Fixed Carbon), Senyawa hidrokarbon, Senyawa Sulfur, Senyawa Nitrogen, dan beberapa senyawa lainnya dalam jumlah kecil.
2. Non Combustible Material,    
Yaitu bahan atau material yang tidak dapat dibakar / dioksidasi oleh oksigen. Material tersebut umumnya terdiri dari senyawa anorganik (SiO2, Al2O3, Fe2O3, TiO2, Mn3O4, CaO, MgO, Na2O, K2O dan senyawa logam lainnya dalam jumlah kecil).
 Klasifikasi Ranking Batubara
1.  Peat / gambut
Hasil gambar untuk peat

  •   Warna Coklat, material belum terkompaksi
  •   Mempunyai kandungan air yang sangat tinggi
  •   Mempunyai kandungan karbon padat yang sangat rendah
  •   Mempunyai kandungan karbon terbang yang sangat tinggi
  •   Sangat mudah teroksidasi
  •   Nilai panas yang dihasilkan amat rendah
 2. Lignit (brown coal)
Hasil gambar untuk brown coal

  •   Warna Kecoklatan, material terkompaksi namun sangat rapuh
  •   Mempunyai kandungan air yang tinggi
  •   Mempunyai kandungan karbon padat yang rendah
  •   Mempunyai kandungan karbon terbang yang tinggi
  •   Mudah teroksidasi
  •   Nilai panas yang dihasilkan rendah

 3. Subbituminous – Bituminous
Gambar terkait 

  •   Warna Hitam, material sudah   terkompaksi
  •   Mempunyai kandungan air sedang
  •   Mempunyai kandungan karbon padat   sedang
  •   Mempunyai kandungan karbon terbang   sedang
  •   Sifat oksidasi menengah
  •   Nilai panas yang dihasilkan sedang
   4. Antrasit
Hasil gambar untuk antrasit 
  •   Warna Hitam mengkilat, material   terkompaksi   dengan   kuat
  •   Mempunyai kandungan air rendah
  •   Mempunyai kandungan karbon padat tinggi
  •   Mempunyai kandungan karbon terbang    rendah
  •   Relatif sulit teroksidasi
  •   Nilai panas yang dihasilkan tinggi
 Klasifikasi berdasarkan nilai kualitas batubara :
  1. Seyler’s       :  berdasarkan nilai parameter ultimate (C, H, O, N, S)
  2. National Coal Board Classification   : berdasarkan nilai Volatile Matter / Zat Terbang
  3. International Classification of Hard Coal   : berdasarkan nilai Volatile Matter dan Nilai Panas / Energi
  4. ASTM Classification : berdasarkan Nilai Fixed Carbon / Karbon Padat dan Volatile Matter / Zat Terbang
 
Klasifikasi Batubara menurut ASTM

Struktur Organisasi Perusahaan Tambang Batubara

 Halo Sobat Tambang,


Agar operasi suatu perusahaan bisa berjalan efektif dan efisien, dibentuk sebuah struktur organisasi. Strukur organisasi dibutuhkan untuk mengatur peran dan tanggungjawab setiap orang. Kali ini kita akan membahas mengenai struktur organisasi pada perusahaan tambang batubara.

Pimpinan tertinggi suatu perusahaan adalah seorang Presiden Direktur (President Director). Presiden Direktur di perusahaan tambang batubara pada umumnya dibantu oleh Direktur Operasi, Direktur Keuangan, Direktur Pemasaran, dan Direktur Support.


Direktur Operasi (Operation Director) adalah pimpinan tertinggi di bidang operasional, ia memimpin beberapa Kepala Divisi seperti Divisi Pertambangan (Mining Division), Divisi Pengolahan Batubara (Coal Processing Division) dan Divisi HSE (Health, Safety, Environtment Division). 

Direktur Keuangan (Finance Director) memimpin beberapa Kepala Divisi di bidang keuangan, yaitu Divisi Keuangan (Finance Division), Divisi Accounting, dan Divisi Pajak.

Direktur Pemasaran (Marketing Director) memimpin beberapa Kepala Divisi di bidang pemasaran, yaitu Divisi Pemasaran Domestic, Divisi Pemasaran Expor, dan Divisi Teknikal Marketing.

Sedangkan Direktur Support (Supporting Director) memimpin Kepala Divisi HRGA, Divisi IT, Divisi Procurement, Divisi Bussiness Improvement.

Karena saya berpengalaman di bidang operasional, maka kita akan lebih banyak membahas struktur organisasi di bawah Direktur Operasi. 
 

Kepala Divisi Pertambangan (Mining General Manager) membawahi beberapa Kepala Department (Manager), yaitu Manager Mine Planning, Manager Geology, Manager Geotechnic & Hydrogeology, Manager Mining Operation, Manager Hauling Operation, dan Manager Quality Control & Laboratory.

Di level Department, tiap Kepala Departement (Manager) membawahi beberapa Kepala Seksi (Superintendent), contohnya Manager Mine Planning membawahi Superintendent Mine Plan Area Pit A dan Superintendent Mine Plan Area Pit B. Begitu juga untuk Kepala Department lainnya.

Di level Seksi, tiap Kepala Seksi membawahi beberapa Pengawas (Supervisor) jika pekerjaannya di operasional ataupun Senior Engineer jika pekerjaannya engineering. Masing - masing Supervisor dibantu oleh beberapa foreman, sedangkan senior engineer dibantu oleh bebeapa junior / fresh graduate engineer.

Untuk adik - adik mahasiswa yang baru saja lulus dan ingin bekerja di perusahaan tambang batubara (owner), pada umumnya akan masuk di level foreman atau junior engineer. Ada beberapa perusahaan ternama yang memiliki program seperti Graduate Development Programme (GDP), Management Trainee (MT), Mining Professional Programme, dengan lama program dua sampai tiga tahun, yang lulusannya diharapkan menjadi calon pemimpin masa depan (future leader).

Demikian pembahasan mengenai struktur organisasi perusahaan tambang batubara. Semoga bermanfaat.

Cek update mengenai dunia pertambangan di channel YouTube Dhio Saleh

Senin, 04 Januari 2021

Dimana sajakah ada Endapan Batubara di Indonesia ?

Halo Sobat Tambang!

Batubara merupakan komoditas tambang yang tersebar luas di negara Indonesia. Namun tidak semua pulau di negara Indonesia ini dianugerahi cadangan batubara yang banyak. 2 pulau besar yang paling banyak memiliki cadangan batubara adalah pulau Kalimantan dan pulau Sumatera.
Maka dari itu lokasi tambang batubara paling banyak di kedua pulau tersebut.